Arsip

Posts Tagged ‘seung ri’

FF 2S/Letter Love For You (II)/PG13

November 10, 2010 Tinggalkan komentar

Lanjuttttt~~

***

“DONG WOON!!!” teriakku saat mengenali namja itu. Dong Woon langsung melepas yeoja itu dan berlari mengejarku.
“Hyun Ri~ya! Tunggu!” Aku tak menghiraukan panggilannya.
Aku terus berlari, tidak memperdulikan arah yang kulalui. Dong Woon terus memanggilku sambil meminta maaf tapi aku tak memperdulikannya. Aku terus berlari tanpa arah.

Disana aku melihat Seung Ri, aku langsung berlari ke arahmya dan memeluknya. Aku menangis dalam pelukannya.
“Waeyo, Hyun Ri~ssi?” tanyanya. Aku hanya menangis, aku belum sanggup berkata-kata. Seung Ri mengajakku duduk. “Sekarang ceritakan padaku ada apa,”
“Namja… chinguku..” kataku sambil tersendat-sendat.
“Nugu?”
“Dong Woon,”
“Omo! Dia namja chingumu? Tapi dia selalu bersama Jin Ah,”
“Aku melihatnya bersama seorang yeoja sedang….” Aku menangis lagi.
“Sudahlah, lupakanlah Dong Woon. Buat apa kau menangisi namja sepertinya,” kata Seung Ri sambil memeluk pundakku.
“Tapi aku mencintainya oppa,”
“Babo! Mau ditambahin hukumannya?” Seung Ri melotot padaku.
“Mwo? Sirheo! Apa hubungannya Dong Woon denganmu?!”
“Makanya lupain Dong Woon, babo,” Seung Ri mengacak-acak rambutku lalu pergi. “Jangan lupa surat cintanya,”
Aku memang harus melupakan Dong Woon. Aku kecewa padanya. Hatiku lesu menjalani hari ini.

Sepulang sekolah, aku langsung membanting diriku di tempat tidur. Ingin rasanya aku menangis lagi, tapi aku malas untuk menangisi Dong Woon. Aku mengambil kertas dan mulai merangkai surat cinta untuk Seung Ri. Beda dengan kemarin, hari ini ide-ide ku lebih banyak muncul. Hanya 5 menit yg aku butuhkan untuk menulis surat cinta untuk namja babo sepertinya. Why it is so easy?

15 July 2010 @school

Semua murid-murid peserta MOS sudah berkumpul di aula. Aku gugup karena suratku. Mudah-mudahan itu namja tidak menyuruhku membacanya di depan semua murid.
“Annyeong hassaeyo,” sapa Seo Hyun, salah satu anggota OSIS. “MOS kalian sudah akan berakhir hari ini. Kegiatan akan diisi dengan refleksi dan sebagainya…..” Belum selesai Seo hyun bicara, Seung ri merebut microfon yg dipegang Seo Hyun.
“Hyun Ri~ya! Tolong ke depan,” Aku maju ke tempat Seung Ri. “Sudah selesai surat cintanya?” Aku mengangguk. “Sekarang bacakan!”
“Mwo? Sirheo!” sahutku. Ternyata perasaanku benar.
“Yaa! Cepat kau bacakan sekarang!” perintah Seung Ri.
“Sirheo! Kalau mau baca saja sendiri,”
Seung Ri terdiam sebentar. “Ne, mana suratnya?” Aku menyerahkan suratku. “Oppa…” ia mulai membaca.
“Yaa! Andwae. Jangan baca depan umum!” sahutku.
“Diam babo! Mau aku cium?” Aku pun terdiam.

“Oppa…” Seung Ri memulai. “It’s not the me you knew before, brand new sound. Together with this renewed me, one more round. Dance ’till we run this town. Hey oppa look at me, just look at me,” aku merasakan wajahku memerah. “It’s the first time I spoken like this. I fixed my hair and put on make up too. Why do you only not notice me?” Seung Ri melirik ke arahku. “Gurae? Tapi kenapa tetap jelek?” Aku menyikutnya karena telah mempermalukan aku.
Ia melanjutkan membaca, “My heart is beating. I just continue imagining. What should I do? having been so proud. i just want to tell you. I’m stupid things again. Oppa just listen to me. Stop saying other things. Don’t think of me just as younger sister. You’ll regret after a year.
“You don’t know my thoughts at all. You don’t realize and just joke around. What should I do, you immature person. Just listen to me. Oh oppa, I love you, a lot. It’s embrassing so don’t laugh. It’s the truth so don’t make it fun either. If you do that again, I might just crying,”

“Lama banget. Udahin aja hyung,” kata salah seorang teman ku. Aku menatap temanku dengan pandangan terima kasih.
“Push up 100 kali,” perintah Seung Ri. Temanku yg tidak berani melawan menurutinya. Ia melanjutkan membaca suratku.
“I’m not the person you knew before. Something about my heart is different today. Down put it off! Just get mad! Oppa if you keep this up, tell me you love it,” Seung Ri mengakhirinya. Ia menatapku dengan tajam yg membuatku malah merinding.

Tiba-tiba ia memelukku dan mengecup keningku. “This’s embrassing just for you. And it never be a fun either. Would you be my girlfriend, Hyun Ri~ssi?” Aku terkejut mendengar kata-katanya. Bagiku, perlu beribu tahun untuk memahami maksudnya.
“Jebal. Be my girl friend,” pintanya. Aku bisa merasakan semua mata tertuju padaku dan Seung Ri.
“Ne. Aku mau,” bisikku.
“Mwo?”
Aku mendorong tubuhnya dengan muka cemberut. “Dasar namja babo! Aku kan sudah bilang ‘iya”‘ jawabku. Semua orang yg berada di aula bertepuk tangan. Beberapa ada yg mengucapkan “chukkaeyo chingu!”
“Jeongmal gomawo, Jagiya. Neo hanaman saranghanikka,” kata Seung Ri.
“Aku menggenggam tangan Seung Ri. “Nado saranghe, Oppa,”

====FIN====

mianhe surat cintanya pke lagu snsd oh! maklum saya ga pengalaman bkin kata” cinta wkwkwk..

Iklan
Kategori:Big Bang, Other Tag:,
%d blogger menyukai ini: